Tuesday, August 25, 2009

Cruyff: Barca Masih Butuh Tambahan Pemain

BARCELONA - Barcelona menunjukkan geliat yang kurang menggairahkan dalam perburuan pemain musim ini. Hal ini diamini legenda Blaugrana serta Timnas Belanda Johan Cruyff. Menurutnya, Barca masih membutuhkan tambahan pemain.

Saran yang dilontarkan Cruyff kali ini memang tak lepas dari ambisi klub asal Katalan ini mempertahankan treble winners-nya musim lalu. Dengan hanya mengandalkan skuad lawas plus, rekrutan anyar macam Zlatan Ibrahimovic dan Maxwell dariInter Milan, Cruyff menilai, skuad Barca masih kurang tangguh.

"Ada yang kurang dalam skuad Barca. Mereka membutuhkan tambahan seorang bek atau gelandang bertahan," papar Cruyff sebagaimana dilansir Sport, Senin (24/8/2009).

"Namun semua keputusan berada di tangan pelatih (pep Guardiola-red). Lini mana yang dinilai lebih membutuhkan penambahan kekuatan," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Cruyff juga memberikan sedikit komentarnya tentang pertukaran pemain yang baru-baru ini dilakukan Barca dan Inter. Cruyff menyatakan, Barca mengambil langkah tepat menukar Samuel Eto'o dengan Ibra yang menurutnya masih mau bekerja keras karena belum mendapatkan hal yang serupa dari Eto'o.

"Perubahan ini bagus. Eto'o telah melewati beberapa tahun masa-masa indah di sini. Dia sudah memberikan banyak hal, namun setiap tahun pasti ia akan kesulitan meraih pencapaian serupa," jelas bintang 62 tahun itu.

"Kini, datang pemain baru, Zlatan Ibrahimovic yang penuh dengan antusiasme tinggi untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik di dunia. Menurut saya, proses perubahan ini akan berdampak positif," tutup legenda yang sempat mengacap sebagai pemain (1973-1978) dan pelatih (1988-1996) itu.

Thursday, August 20, 2009

Selangkah Lagi, Barcelona Juara Piala Super

BILBAO, KOMPAS.com - Xavi Hernandez dan Pedro Ledesma mendekatkan Barcelona kepada gelar Piala Super Spanyol. Keduanya mencetak mencetak gol yang membawa Barcelona menang 2-1 atas Athletic Bilbao 2-1 pada leg pertama Piala Spanyol di Stadion San Mames, Minggu (16/8).

Meski tidak diperkuat Zlatan Ibrahimovic, Lionel messi, dan Andres Iniesta, Barcelona tampil menekan sejak menit awal. Namun, permainan defensif yang diperagakan Bilbao menyulitkan Thierry Henry dkk mengubah peluang menjadi gol.

Terus mendomnasi, Barcelona malah kecolongan oleh gol Bilbao yang diciptakan De Marcos pada menit ke-44. Setelah melepaskan diri dari penjagaan Gerard Pique dan Dani Alves, De Marcos menyontek bola masuk ke gawang Barcelona.

Barcelona segera merespons gol itu dengan melakukan serangan cepat. Namun, belum sempat menebar ancaman, mereka terpaksa menghentikan usaha menyusul berbunyinya peluit turun minum.

Memasuki babak kedua, Barcelona langsung menggedor benteng Bilbao. Kali ini, mereka tidak banyak menemui kendala menembus lini belakang Bilbao, karena lawan sudah berani bermain terbuka.

Akhirnya, setelah menunggu hingga menit ke-58, Barcelona berhasil menyamakan kedudukan melalui Xavi. Ia berhasil membobol gawang Bilbao setelah meneruskan umpan dari Pedro.

Gol itu membuat pertandingan berjalan semakin terbuka. Bilbao termotivasi untuk merebut kembali kemenangan mereka. Sayang, keberanian mereka malah berbuah bencana. Pedro berhasil membobol gawang Iraizoz pada menit ke-68 dengan tendangan jarak jauh.

Keberhasilan membalik keadaan tak menghentikan Barcelona untuk terus menyerang. Mereka malah meningkatkan tempo permainan dan terus mendesak Bilbao.

Sementara itu, BIlbao sendiri seperti sudah enggan meladeni permainan ganas Barcelona. Perlahan, mereka kembali merapatkan barisan untuk mengurangi risiko terjadinya gol tambahan.

Dengan taktik itu, mereka memang tak lagi menciptakan peluang gol. Namun, mereka berhasil mencegah Barcelona mencetak gol tambahan. Skor 2-1 untuk Barcelona bertahan hingga akhir pertandingan.

Dengan skor 2-1, Barcelona memang semakin dekat dengan gelar juara. Apalagi, mereka akan bermain di kandang. Namun, Bilbao juga masih berpeluang membalik keadaan. Bila pada leg kedua Bilbao bisa menang 1-0 saja, maka merekalah yang akan tertawa paling akhir.

Susunan pemain:
Athletic Bilbao:
Iraizoz; Iraiola, Aitor, Ustaritz, Kili; Gurpegi, Orbaiz, Gabilondo (Castillo 65), De Marcos (Toquero 59), Susaeta; Llorente (Exteberria 72)
Barcelona: Valdes; Alves, Puyol, Pique, Abidal; Toure, Xavi (Busquets 81), Keita; Henry (Suarez 71), Pedro, Bojan

Friday, August 14, 2009

Messi Berharap Absen di Awal Musim

Striker Lionel Messi berharap bisa absen bermain bagi Barcelona di laga pertama La Liga musim mendatang agar dapat berkonsentrasi bersama Tim Nasional Argentina.

Partai pertama La Liga yang harus dilakukan Barcelona adalah melawan Sporting Gijon pada 31 Agustus. Jadwal itu sangat dekat dengan partai kualifikasi Piala Dunia 2010 yang harus dimainkan Argentina dengan melawan rival abadi Brasil pada 5 September.

Bagi Argentina, kemenangan menjadi harga mutlak agar bisa mengokohkan posisi di empat besar menuju Afrika Selatan. Itu sebabnya Messi ingin berkonsentrasi penuh pada laga Timnas dan melupakan sejenak Barcelona.

"Saya akan beraktivitas di Barcelona hingga tanggal 28 Agustus dan setelah itu meminta izin pada pelatih Pep Guardiola agar diperbolehkan absen di partai pertama La Liga sehingga bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi Brasil," kata Messi setelah mendarat di bandara ibukota Catalan itu pasca menemani Argentina melawan Rusia di Moskow kemarin (12/8).

Tanggal 28 Agustus sendiri merupakan pertandingan kompetitif ketiga Barca di musim baru. Setelah menghadapi Athletic Bilbao di dua leg Super Spanyol, selanjutnya maka Barca akan diuji Shakhtar Donetsk dalam partai Piala Super Eropa.

Messi sendiri absen saat Argentina menang 3-2 atas Rusia karena pelatih Diego Maradona tak mau mengambil resiko karena masih belum pulih benar dari cedera otot paha kanan dalam latihan sehari sebelumnya.

"Saya baik-baik saja sekarang. Saya hanya perlu berhati-hati, memulai latihan dan melakukan sejumlah tes bersama dokter. Ini masih awal musim, jadi lebih baik absen bermain untuk beberapa saat agar tidak memburuk," tegas Messi.

Marquez Ingin Tetap di Nou Camp

Palang pintu Barcelona Rafael Marquez rupanya sangat betah bermain di Nou Camp sehingga ia siap memperpanjang kontraknya bersama Los Azulgranas.

Barcelona saat ini memang tengah berusaha memberikan kontrak baru kepada pemain asal Meksiko itu yang pada musim lalu lebih sering absen karena cedera.

Rupanya keinginan Barcelona mendapat sambutan positif dari Marquez yang juga siap meneken kontrak baru dengan tim asuhan Josep Guardiola itu.

"Saya berharap saya akan memperbarui kontrak dengan Barcelona selama tiga tahun lagi, masih belum ada yang nyata tapi kami dalam negosiasi," tukas Marquez kepada AS.

Marquez juga mengaku berharap masalah kontrak baru segera selesai karena ia cemas melihat Barca saat ini lebih fokus dalam memburu beberapa pemain lagi di bursa transfer.

"Saya memikirkan itu karena mereka mencoba merekrut beberapa pemain, mereka lebih cemas mengenai itu ketimbang mengenai kami. Saya mengatakan kami karena Carles Puyol juga belum diperbarui dan saya percaya kami merupakan dua elemen penting dalam tim."

"Sebelum liga dimulai kami niscaya akan memiliki kontrak baru kami dan kami akan lebih tenang," tegas Marquez.

Monday, August 3, 2009

Ibra: Messi Sehebat Versi PlayStation

Dalam permainan PlayStation, karakter pesepakbola bisa melakukan gerakan yang nyaris tak mungkin dilakukan tokoh aslinya. Tapi untuk Lionel Messi, kemampuan yang dia punya benar-benar sama dengan yang ada di video game.

Buat pencinta seri permainan Winning Eleven atau Pro Evolution Soccer, Messi dikenal punya kemampuan luar biasa. Selain speed tinggi, yang membuatnya sulit dikejar lawan, pesepakbola Argentina itu juga punya body balance yang sangat baik.

Meski punya tubuh mini, Messi juga 'dikaruniai' shot power serta shot accuracy yang tak kalah bagus. Intinya, dalam permainan PlayStation, Messi adalah karakter yang diidamkan banyak gamer.

Hebatnya, kemampuan luar biasa Messi dalam keping DVD PlayStation ternyata sama baik dengan karakter aslinya. Semua kemampuan dan gerakan yang dilakukan Messi versi 3D bisa dilakukan oleh Messi yang digaji mahal oleh Barcelona.

"Luar biasa. Tapi Messi adalah PlayStation itu sendiri, dia seperti dibuat duplikatnya ke dalam PlayStation. Anda akan mengetahui (semua) kemampuanya, itu sesuatu yang unik tapi juga menyenangkan," ungkap Zlatan Ibrahimovic mengomentari rekan barunya di Elmundodeportivo.

Malang buat Ibra karena dia belum bisa merasakan bagaimana bermain dengan Messi asli dalam waktu dekat. Cedera tangan yang tengah dialami membuat striker Swedia itu harus absen dalam rangkaian pertandingan persahabatan El Barca di Amerika, termasuk saat mengalahkan LA Galaxy 2-1, Minggu kemarin.

Selain menyanjung Messi, pesepakbola yang didatangkan dari Inter Milan dengan biaya 46 juta euro plus Samuel Eto'o itu, juga memuji kondisi tim besutan Pep Guardiola. Di samping mentalitas juara, keberadaan banyak pemain bintang juga membuat Ibra makin bersemangat membantu The Catalans mempertahankan tiga titel juara yang diraih musim kemarin.

"Saya datang ke klub ini dan dengan cepat terkesan akan mentalitas kemenangan mereka. Akan sulit untuk kembali meraih treble, tapi kami punya mentalitas itu."

"Bermain bersama para juara seperti (Andres) Iniesta, Leo Messi dan Xavi sungguh menyenangkan. Saya tak sabar kembali ke lapangan. Saya ingin bersenang-senang dengan bola bersama teman-teman saya," pungkas Ibra

Puas, Guardiola Tunggu Iniesta & Ibra

Pep Guardiola mengaku puas dengan kemenangan Barca atas LA Galaxy. Kini dia tak sabar menunggu bergabungnya Andres Iniesta dan Zlatan Ibrahimovic ke dalam tim.

Barca sukses menekuk Galaxy, 2-1, dalam laga pra musim di Amerika Serikat dengan dua gol kemenangan dilesakkan Pedro Rodriguez dan Jeffren Suarez. Dalam laga tersebut Guardiola juga menyelipkan beberapa pemain utamanya, termasuk Maxwell yang baru direkrut dari Inter Milan.

Di pertandingan itu Barca mendominasi tim lawan dengan variasi umpan pendek yang menjadi ciri khasnya. Guardiola pun mengaku puas tidak hanya dengan performa anak asuhnya tetapi juga karena semua pemain mendapat kesempatan untuk merumput.

"Di babak pertama kami memiliki banyak peluang dan di babak kedua kami bermain lebih baik. Meski tidak banyak melebar, Itu merupakan ujian yang bagus," tuturnya di TV3 seperti diwartakan Goal.

"Tidak ada yang mendapat cedera dan setiap orang memiliki waktu untuk bermain, itu yang penting."

Guardiola juga mengomentari secara khusus tentang Maxwell yang baru saja melakoni debutnya. Menurutnya mantan pemain Inter Milan itu telah dapat menyesuaikan diri dengan tim.

"Dia bermain sebaik pemain yang lain. Dia telah beradaptasi dengan baik, dan kami dapat melihatnya saat latihan. Saya dapat mengatakan hal yang sama untuk para pemain muda. Mereka terbantu oleh yang tua."

Lebih lanjut Guardiola menyatakan jika yang perlu dilakukan pihaknya saat ini adalah menunggu bergabungnya Iniesta dan Ibrahimovic ke dalam tim. Kedua pemain itu masih belum dapat keluar dari permasalahan cedera.

"Sekarang yang kami perlukan adalah memasukkan Iniesta dan Ibrahimovic dan terus berkembang," demikian pungkasnya.

Tim Muda Barca yang Menjanjikan

Reuters
Los Angeles - Mengandalkan pemain asing dengan harga selangit, Real Madrid belum meraih hasil meyakinkan di laga pra musim. Sementara Barcelona, yang mempercayakan pemain muda jebolan akademi klub justru tampil menjanjikan.

Madrid di musim panas ini menjadi sorotan publik di seantero dunia setelah melakukan belanja besar-besaran dengan mendatangkan sejumlah pemain top. El Real diantaranya melabuhkan Kaka, Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema dalam waktu berdekatan.

Dalam beberapa pertandingan pra musim, bintang-bintang mahal Madrid sudah mulai dimainkan. Namun hasil yang didapat ternyata tak seperti yang diinginkan.

Cristiano Ronaldo bermain buruk saat Madrid cuma bisa menang tipis 1-0 dengan Shamrock Rovers. Dalam laga berikutnya di Peace Cup, skuad besutan Manuel Pellegrini bahkan diimbangi Al Itihad 1-1, sebelum akhirnya menang besar 4-2 atas LDU Quito. Namun di semifinal Peace Cup mereka dipecundangi Juventus dengan 1-2

Apa yang dilakukan Madrid sangat berkebalikan dengan rival bebuyutannya, Barca. Tim asal Katalan ini lebih memilih untuk fokus menggandalkan pemain muda didikan akademi klub di sejumlah laga pemanasan.

Barca memang juga melakukan pembelian besar di jeda transfer kali ini dengan mendatangkan Zlatan Ibrahimovic dan Maxwell dari Inter Milan. Namun pemain internasional Swedia itu sama sekali belum diturunkan di ajang pra musim karena masih cedera.

Pep Guardiola lebih sering menurunkan pemain mudanya di starting line up sembari menyelipkan satu atau dua pemain bintang. Dan hasil dari strategi uji coba itu cukup memuaskan.

Pemain-pemain 'hijau' Barca mampu relatif tampil gemilang di setiap laga. Dan total tujuh gol yang dicetak Los Che di ajang pra musim, lahir dari sentuhan Bojan, Pedro, Rueda and Jeffren, yang merupakan pemain jebolan akademi klub.

"Pemain asli Barca telah menunjukkan hal itu. Ketika mereka diberi kesempatan, mereka dapat membuktikannya," tutur Xavi Hernandez yang memberikan pujian kepada 'adik-adik' kelasnya di situs resmi klub.

The Catalans awalnya cuma bisa bermain imbang 1-1 dengan Tottenham Hotspur pada ajang Wembley Cup. Namun mereka kemudian bangkit saat menghantam Al Ahly 4-1 dan terakhir memetik kemenangan 2-1 saat bertandang ke Amerika Serikat menghadapi LA Galaxy.