Friday, August 28, 2009

Pedro Menangkan Barcelona

Barcelona melengkapi tiga gelarnya musim lalu dengan meraih Piala Super Spanyol setelah pemain pengganti Pedro R$odriguez mencetak gol kemenangan 1-0 atas Shakhtar Donetsk melalui extra time di Stade Louis II, Monaco, Jumat (28/8).

Musim lalu, Barcelona meraih trofi Liga Champions, La Liga Spanyol dan Piala Raja Spanyol sekaligus prestasi pertama yang mampu diraih klub Spanyol. Dan bagi Barcelona, trofi ini merupakan yang kedua di awal musim setelah pekan lalu membungkus Piala Super Spanyol.

Adapun Shakhtar maju ke laga ini karena statusnya sebagai juara terakhir Piala UEFA karena formatnya berganti menjadi Liga Europa mulai musim ini. Artinya, Piala Super Eropa musim depan akan mempertemukan juara Liga Champions dan Liga Europa.

Barcelona turun dengan kekuatan penuh, termasuk striker Zlatan Ibrahimovic, di lini depan. Satu-satunya pemain yang absen adalah pemain bertahan asal Meksiko Rafael Marquez yang masih dibekap cedera.

Tak heran, Los Azulgranas bisa mendominasi penuh jalannya pertandingan. Serangan senantiasa mengalir dari pasukan Pep Guardiola yang melahirkan 17 tendangan ke gawang berbanding empat tendangan dalam waktu 90 menit. Tetapi seluruh peluang itu selalu mentok dihadang kiper Andriy Pyatov yang tampil sangat gemilang.

Selain itu, pertahanan Shakhtar sangat disiplin dalam menutup ruang tembak para pemain Barcelona. Ironisnya, bek tengah Shakhtar Dymytro Chyrgrynskiy justru segera pindah ke Barcelona setelah laga ini.

Pada menit ke-33, bola tendangan bebas pemain terbaik Eropa Lionel Messi jatuh di hadapan Xavi Hernandez. Namun Pyatov dengan cepat menutup ruang gelandang terbaik Eropa itu.

Aksi kiper Tim Nasional Ukraina itu yang paling mengagumkan adalah saat menggagalkan dua peluang beruntun Barcelona pada menit ke-74 ketika meninju bola yang akan disundul Messi dan menepis tembakan Thierry Henry.

Gagal terus menerus membuat sejumlah pemain Barca agak frustrasi. Bahkan Messi harus mendapat kartu kuning karena bersitegang dengan Darijo Srna saat peluangnya gagal menjadi gol.

Memasuki masa perpanjangan waktu, kendali permainan masih dipegang Barca. Tapi Shakhtar juga sempat meraih peluang ketika pemain pengganti Julius Agahowa bisa menembus pertahanan dan melepas tembakan sehingga memaksa kiper Victor Valdes memblok bola.

Tapi pada menit ke-112, Barca selayaknya unggul jika striker pengganti Bojan Krkic tak egois menyelesaikan peluang dari sudut sempit. Sedangkan bola tembakan keras Daniel Alves masih menyamping sedikit dari gawang Pyatov.

Namun di saat Shakhtar sedang mendapat "angin" karena berkali-kali bisa menahan gempuran Barca dan berharap pada adu penalti, pasukan Mircea Lucescu justru kebobolan.

Enam menit menjelang bubaran, permainan satu-dua sentuhan khas Barca yang sangat jarang muncul di laga ini akhirnya menjadi penentu. Kerjasama Pedro, yang main menggantikan Ibrahimovic, dengan Messi di antara barisan belakang Shakhtar langsung diselesaikan Pedro dengan tembakan menuju pojok gawang tanpa bisa dihalau Pyatov.

Gol pemain berusia 22 tahun itu sekaligus menjadikan Barca tak terkalahkan dalam tiga pertemuan dengan Shakhtar. Dua pertemuan sebelumnya terjadi di Liga Champions musim lalu. (Hdn)

Susunan pemain

Barcelona:
Victor Valdes; Daniel Alves, Gerard Pique, Carles Puyol, Eric Abidal; Yaya Toure (Busquet 100), Xavi Hernandez, Seydou Keita; Zlatan Ibrahimovic (Pedro 81), Lionel Messi, Thierry Henry (Bojan 96).

Shakhtar Donetsk: Andriy Pyatov; Darijo Srna, Olexandr Kucher, Dymytro Chygrynskiy, Razvan Rat; Tomas Hubschman, Ilsinho, Olexiy Gai (Kobin 80); Fernandinho (Jadson 80), Willian (Agahowa 90), Luiz Adriano.

Messi Berterima Kasih kepada Rekan Setimnya

Setelah mendapat penghargaan Pesepakbola Terbaik Eropa tahun ini dari UEFA, penyerang Barcelona Lionel Messi mencoba merendah dan mempersembahkan gelar tersebut kepada rekan-rekan setimnya.

Messi kemarin malam dinobatkan sebagai pesepakbola terbaik Eropa tahun ini versi UEFA berkat prestasi menawannya membawa Barcelona menjuarai Liga Champions.

Rupanya Messi tidak melupakan rekan-rekannya di Barcelona dan mengucapkan terima kasih. Menurutnya tanpa bantuan pemain-pemain Los Azulgranas lainnya ia tidak akan bisa mendapatkan gelar itu.

"Saya tahu ini merupakan kesuksesan tim. Saya sangat senang dan saya mendedikasikan ini untuk mereka. Tanpa rekan-rekan setimku saya bukan apa-apa di lapangan," tukas Messi kepada Sport.

"Seluruh tim pantas menerima atas musim yang kami miliki tahun lalu. Menyenangkan untuk berbagi gelar ini dengan kolegaku," tegas Messi.

Messi juga tetap merendah meski ia berhasil mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Samuel Eto'o dalam penghargaan itu.

"Saya hanya hanya memikirkan tentang pekerjaanku, untuk terus tumbuh sebagai seorang pemain dan mempelajari hal-hal baru. Saya tidak pernah percaya saya merupakan yang terbaik di dunia dan tujuanku selalu untuk tetap bekerja dan memenangkan sesuatu," tegas Messi.

Tuesday, August 25, 2009

Ibrahimovic Bisa Adaptasi Cepat


BARCELONA - Bintang Barcelona Thierry Henry memperhitungkan rekan barunya Zlatan Ibrahimovic akan dengan mudah masuk dalam strategi permainan The Blaugrana. Henry menilai, Ibra adalah sosok pemain yang cepat dalam beradaptasi.

Henry tentu tidak akan melupakan problem ketika pertama kali menginjakan kaki di Nou Camp. Pemain asal Prancis ini gagal melakukan debut gemilang di musim perdananya dengan Barcelona. Baru di musim lalu Henry bisa nyetel dengan formasi Barca, hingga memberikan tiga gelar.

Mengenai rekan barunya Zlatan Ibrahimovic, Henry mengaku memperhatikan sikap Ibra sejak tiba di Nou Camp, bulan lalu. Henry meyakini bila striker asal Swedia itu akan dengan mudah beradaptasi dengan strategi Barca.

"Saya tidak akan yakin dia memiliki masalah dengan adaptasi. Pada kasus saya, ada sedikit perbedaan ketika di Arsenal dan di sini. Syaa terbiasa bermain di tengah, Tapi, di Barca saya ditempatkan di sisi kiri. Ini butuh waktu untuk adaptasi," jelas Henry seperti dilansir sky sports, Selasa (25/8/2009).

"Zlatan Ibrahimovic akan bermain di depan dan menggunakan nomor sembilan. Itu adalah pekerjaannya dan itulah asalannya saya menyebut dia akan mudah beradaptasi," lanjut mantan striker Arsenal ini.

Henry juga berdiskusi tentang kondisi fisiknya menghadapi musim baru ini. Pemain 32 tahun itu diistirahatkan pelatih Timas Prancis, Raymon Domenech pada laga melawan Kepulauan Faroe, dua pekan lalu. Namun, Henry ikut ambil bagian kala Barca menang 3-0 atas Athletic Bilbao, akhir pekan lalu.

"Saya sempat merasakan sakit selama tiga pekan, pada bagian lutut. Saya memilih absen membela Prancis. Tapi, setelah bertanding melawan Bilbao, saya sudah merasa siap belaga di musim ini," tutup Henry.

Xavi Ingin Barca Lanjutkan Performa

BARCELONA - Barcelona memulai kampanye musim ini dengan indah. Trofi Piala Super Spanyol menjadi trofi perdana Blaugrana di musim ini. Xavi Hernandez berharap, timnya bisa melanjutkan tren positif sepanjang musim ini.

Bermain dua leg menghadapi Athletic Bilbao dalam perebutan trofi Super Spanyol, Barcelona tampil tanpa celah. Berhasil menang 2-1 pada leg pertama di San Mames, Blaugrana mencukur tim yang menjadi lawannya di final Copa Del Rey musim lalu itu, 3-0 pada pertemuan kedua di Camp Nou.

Dwigol Lionel Messi serta satu gol Bojan Krkic mengantar Los Azulgrana merengkuh trofi perdana dari enam maksimal trofi yang bisa direngkuh musim ini dengan kemenangan agregat 5-1. Lima trofi lainnya adalah, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antar Klub, La Liga, Copa Del Rey dan Liga Champions.

Menyikapi hasil ini, tentu Xavi bangga dengan pencapaian timnya. Namun gelandang Timnas Spanyol ini meminta rekan-rekan setimnya untuk tidak cepat berpuas diri. Sebab, menurutnya masih banyak tantangan di depan yang harus bisa dilewati dengan sempurna.

"Kami memulai perjuangan dengan sangat baik dan kini kami hanya harus mempertahankan konsentrasi dan melanjutkan tren positif ini," papar Xavi sebagaiamana dilansir Marca, Senin (24/8/2009).

"Untuk saat ini, kami telah berhasil melewati tantangan pertama. Kami sadar, akan selalu ada tekananan. Namun, tahun ini kami ingin menunjukkan seluruh kemampuan yang dimiliki tim ini," tambah jenderal lapangan tengah 29 tahun ini.

Ya, perjuangan Barca melanjutkan perburuannya akan trofi juara, kembali terhampar pada Jumat (28/8/2009). Barca akan meladeni perlawanan jawara UEFA Cup (kini Europa League) Shaktar Donetsk pada ajang Piala Super Eropa di Stadion Louis II, Monaco, Prancis.

Pep Tak Bermaksud Sapu Bersih Gelar

BARCELONA - Barcelona melengkapi kesuksesan di musim ini dengan merengkuh gelar Supercopa de Espana. Dengan demikian bertambah pula trofi di lemari piala Barca. Tapi, pelatih Josep Guardiola hanya bersikap merendah dengan kesuksesan tersebut.

Guardiola mengucapkan selamat kepada anak asuhnya usai mengalahkan Athletic Bilbao 3-0. Guardiola mengaku sama sekali tidak berpikir dirinya dan skuad Barca bisa menjadi juara di lima kompetisi.

"Kami sama sekali tidak bermaksud menjadi juara di tiga kompetisi atau lima. Saya hanya mengharapkan satu gelar," jelas Pep seperti dikutip Marca, Senin (24/8/2009).

Usai mengubur Bilbao dengan agregat 5-1, Guardiola juga memuji performa apik yang ditunjukan para pemain. Khususnya kepada striker anyar, Zlatan Ibrahimovic.

"Tim ini sudah kembali tampil baik. Pergerakan para pemain yang bagus dan membuat banyak peluang. Saya ingin memberikan selamat untuk trofi pertama di musim ini. Saya juga puas dengan penampilan Ibrahimovic dia bisa membawa banyak perubahan," tutup Pep.

Cruyff: Barca Masih Butuh Tambahan Pemain

BARCELONA - Barcelona menunjukkan geliat yang kurang menggairahkan dalam perburuan pemain musim ini. Hal ini diamini legenda Blaugrana serta Timnas Belanda Johan Cruyff. Menurutnya, Barca masih membutuhkan tambahan pemain.

Saran yang dilontarkan Cruyff kali ini memang tak lepas dari ambisi klub asal Katalan ini mempertahankan treble winners-nya musim lalu. Dengan hanya mengandalkan skuad lawas plus, rekrutan anyar macam Zlatan Ibrahimovic dan Maxwell dariInter Milan, Cruyff menilai, skuad Barca masih kurang tangguh.

"Ada yang kurang dalam skuad Barca. Mereka membutuhkan tambahan seorang bek atau gelandang bertahan," papar Cruyff sebagaimana dilansir Sport, Senin (24/8/2009).

"Namun semua keputusan berada di tangan pelatih (pep Guardiola-red). Lini mana yang dinilai lebih membutuhkan penambahan kekuatan," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Cruyff juga memberikan sedikit komentarnya tentang pertukaran pemain yang baru-baru ini dilakukan Barca dan Inter. Cruyff menyatakan, Barca mengambil langkah tepat menukar Samuel Eto'o dengan Ibra yang menurutnya masih mau bekerja keras karena belum mendapatkan hal yang serupa dari Eto'o.

"Perubahan ini bagus. Eto'o telah melewati beberapa tahun masa-masa indah di sini. Dia sudah memberikan banyak hal, namun setiap tahun pasti ia akan kesulitan meraih pencapaian serupa," jelas bintang 62 tahun itu.

"Kini, datang pemain baru, Zlatan Ibrahimovic yang penuh dengan antusiasme tinggi untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik di dunia. Menurut saya, proses perubahan ini akan berdampak positif," tutup legenda yang sempat mengacap sebagai pemain (1973-1978) dan pelatih (1988-1996) itu.

Thursday, August 20, 2009

Selangkah Lagi, Barcelona Juara Piala Super

BILBAO, KOMPAS.com - Xavi Hernandez dan Pedro Ledesma mendekatkan Barcelona kepada gelar Piala Super Spanyol. Keduanya mencetak mencetak gol yang membawa Barcelona menang 2-1 atas Athletic Bilbao 2-1 pada leg pertama Piala Spanyol di Stadion San Mames, Minggu (16/8).

Meski tidak diperkuat Zlatan Ibrahimovic, Lionel messi, dan Andres Iniesta, Barcelona tampil menekan sejak menit awal. Namun, permainan defensif yang diperagakan Bilbao menyulitkan Thierry Henry dkk mengubah peluang menjadi gol.

Terus mendomnasi, Barcelona malah kecolongan oleh gol Bilbao yang diciptakan De Marcos pada menit ke-44. Setelah melepaskan diri dari penjagaan Gerard Pique dan Dani Alves, De Marcos menyontek bola masuk ke gawang Barcelona.

Barcelona segera merespons gol itu dengan melakukan serangan cepat. Namun, belum sempat menebar ancaman, mereka terpaksa menghentikan usaha menyusul berbunyinya peluit turun minum.

Memasuki babak kedua, Barcelona langsung menggedor benteng Bilbao. Kali ini, mereka tidak banyak menemui kendala menembus lini belakang Bilbao, karena lawan sudah berani bermain terbuka.

Akhirnya, setelah menunggu hingga menit ke-58, Barcelona berhasil menyamakan kedudukan melalui Xavi. Ia berhasil membobol gawang Bilbao setelah meneruskan umpan dari Pedro.

Gol itu membuat pertandingan berjalan semakin terbuka. Bilbao termotivasi untuk merebut kembali kemenangan mereka. Sayang, keberanian mereka malah berbuah bencana. Pedro berhasil membobol gawang Iraizoz pada menit ke-68 dengan tendangan jarak jauh.

Keberhasilan membalik keadaan tak menghentikan Barcelona untuk terus menyerang. Mereka malah meningkatkan tempo permainan dan terus mendesak Bilbao.

Sementara itu, BIlbao sendiri seperti sudah enggan meladeni permainan ganas Barcelona. Perlahan, mereka kembali merapatkan barisan untuk mengurangi risiko terjadinya gol tambahan.

Dengan taktik itu, mereka memang tak lagi menciptakan peluang gol. Namun, mereka berhasil mencegah Barcelona mencetak gol tambahan. Skor 2-1 untuk Barcelona bertahan hingga akhir pertandingan.

Dengan skor 2-1, Barcelona memang semakin dekat dengan gelar juara. Apalagi, mereka akan bermain di kandang. Namun, Bilbao juga masih berpeluang membalik keadaan. Bila pada leg kedua Bilbao bisa menang 1-0 saja, maka merekalah yang akan tertawa paling akhir.

Susunan pemain:
Athletic Bilbao:
Iraizoz; Iraiola, Aitor, Ustaritz, Kili; Gurpegi, Orbaiz, Gabilondo (Castillo 65), De Marcos (Toquero 59), Susaeta; Llorente (Exteberria 72)
Barcelona: Valdes; Alves, Puyol, Pique, Abidal; Toure, Xavi (Busquets 81), Keita; Henry (Suarez 71), Pedro, Bojan