Thursday, January 17, 2013

Penggawa Barca Doakan Pep Sukses di Bayern

Barcelona - Josep Guardiola akhirnya memutuskan memilih Bayern Munich sebagai klub yang akan dilatihnya musim depan. Kepada mantan pelatihnya itu, para pemain Barcelona mendoakan meraih sukses.

"Mereka (Bayern) tim yang fantatis dan dia (Guardiola) adalah manajer yang fantastis. Dia menuju salah satu klub besar di Eropa dan saya mendokana yang terbaik buatnya," sahut Charles Puyol di situs resmi klubnya.

Bayern Munich, Rabu (16/1/2013) kemarin mengumumkan kesepakatannya dengan Guardiola. Secara resmi Pep akan menjadi bos di Allianz Arena mulai musim panas 2013, menggantikan pelatih The Bavariansaat ini Jupp Heynckes. Oleh Bayern, Guardiola disodori kontrak berdurasi tiga tahun.

Keputusan Guardiola menyepakati kontrak dengan Bayern sekaligus menyudahi periode istirahat yang dia ambil di akhir musim lalu. Sebelumnya selama empat musim dia membesut Barcelona dan meraih sukses besar dengan mempersembahkan 14 titel, termasuk tiga gelar La Liga dan masing-masing dua trofi Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.

"Saya memprediksikan Guardiola melatih klub besar dan Bayern adalah klub besar. Mereka punya banyak pemain Jerman, mereka punya filosofi yang jelas dan gaya bermain," timpal Javier Mascherano.

"Kami tahu kalau dia ingin memulai melatih lagi. Saya mendoakan yang terbaik buatnya. Jika dia bahagia, kami bahagia," ungkap kiper Jose Manuel Pinto.

Del Bosque: Messi Brilian

Pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque, mengakui kemampuan Lionel Messi sebagai pesepak bola brilian. 

"Messi ibarat seseorang yang bermain sepak bola di jalanan, seseorang yang selalu memperdaya setiap lawan. Ia akan bermain bagus di mana pun ia berada. Messi itu brilian. Titik," sebut Del Bosque, saat diwawancarai Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF),.

Awal bulan ini, Del Bosque didaulat FIFA sebagai Pelatih Terbaik Dunia 2012, sementara Messi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia-nya. Bagi pemain Argentina, penghargaan itu adalah yang keempat kali secara beruntun.

Del Bosque juga mengenang El Clasico episode 2011 yang membuat tensi tinggi pemain Barcelona dan Real Madrid merembet ke timnas dan hampir menghancurkan La Furia Roja.

"Tak perlu mengungkit kejadian masa lalu, semuanya sudah menjadi kenangan. Memori lama dan sekarang lebih baik membahas berita saat ini," lanjut Del Bosque.

"Ada hal bagus juga, ketika semua hubungan baik itu pulih dan berkembang dengan bagus, jadi kami dapat beraktivitas normal. Sungguh mendebarkan ketika ekstremisme jadi 'jualan utama' dan saat kekacauan yang diakibatkannya dapat mengarah kepada konfrontasi permanen," paparnya.

Barca Ditahan 10 Pemain Malaga

BARCELONA- Sempat unggul 2-1, Barcelona dipaksa bermain imbang 2-2 dengan Malaga dalam leg pertama perempat final Copa del Rey di Stadion Camp Nou, Rabu atau Kamis (17/1/2013) dini hari WIB. Gol kedua Malaga tercipta setelah Nacho Monreal mendapat kartu merah pada menit ke-75.

Meski tampil dominan, Barcelona tertinggal dulu setelah Iturra berhasil menceploskan bola ke gawang Jose Manuel Pinto pada menit ke-26. Memanfaatkan kesalahan Thiago, ia kemudian melepaskan tendangan akurat ke pojok kanan gawang Barcelona. 

Tertinggal, Barcelona langsung tancap gas. Tiga menit berselang, pendukung tuan rumah bersorak setelah Messi berhasil menyamakan kedudukan 1-1 usai memaksimalkan umpan Thiago. Dengan kaki kiri, Messi melepaskan tendangan melengkung  untuk menaklukkan kiper Malaga, Carlos Kameni.

Gol itu pun menambah semangat juang para penggawa Barcelona. Walhasil, tidak sampai satu menit, skuad asuhan Tito Vilanova itu mampu berbalik unggul 2-1. Kali ini giliran Puyol yang mendapat giliran mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan tendangan pojok Thiago. 

Di babak kedua, Malaga harus bermain dengan 10 pemain setelah pemain pengganti Nacho Eraso Monreal dihadiahi kartu merah oleh wasit. Hukuman itu dijatuhkan karena wasit menilai Monreal melanggar Pedro, yang berpeluang besar mencetak gol usai menerima umpan Cecs Fabregas. 

Unggul jumlah pemain, Barcelona terus menekan Malaga. Namun, keasyikan menyerang, barisan pertahanan Blaugrana kurang konsentrasi. Hal itu pun dimanfaatkan tim tamu untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-90 melalui acho Barnola Camacho. Skor itu pun bertahan hingga laga usai. 

Susunan Pemain:
Barcelona:
 13-Jose Manuel Pinto, 5-Carles Puyol, 21-Adriano, 19-Martin Montoya, 8-Andrés Iniesta, 14-Javier Mascherano, 25-Alex Song, 10-Lionel Messi, 11-Thiago, 9-Alexis Sánchez (4-Cesc Fábregas 74), 37-Cristian Tello (17-Pedro 74).

Malaga: 1-Carlos Kameni, 21-Ortega Sergio Sanchez, 2-Duarte Jesus Gamez, 3-Robson Weligton, 18-Pereira Eliseu, 16-Manuel Iturra, 6-Nacho Barnola Camacho, 19-Francisco Portillo (15-Nacho Eraso Monreal 46), 9-Javier Saviola (24-Roque Santa Cruz 65), 11-Sebastian Fernandez, 20-Diego Rende Mario Buonanotte (17-Duda 68).

Tuesday, January 15, 2013

City Gagal Bajak Barca

Presiden Barcelona, Sandro Rosell, mengungkapkan, Manchester City pernah mencoba merekrut staffnya di El Barca. Namun, Rosell menyatakan, usaha tersebut gagal karena staffnya tetap setia di Camp Nou. "Ada beberapa pendepakatan ofensif dari City untuk semua level dari struktur klub ini. Namun, tidak ada satu pun yang ingin pergi. Mereka ingin memancing di sini tetapi tak ada ikan yang didapat," jelas Rosell kepada RAC1. Sejauh ini, City baru bisa membajak mantan Direktur Barcelona, Ferran Soriano, dan Txiki Begiristain yang saat ini menjabat sebagai kepala eksekutif dan direktur sepak bola di Etihad Stadium. Disanyilir, usaha City merekrut staf Barca, demi memuluskan keinginan Manchester Biru mendatangkan Josep Guardiola. Rumor yang berkembang, Guardiola kandidat kuat menggantikan Roberto Mancini.

Tekuk Malaga, Barca Kembali Jauhi Atletico

Barcelona berhasil mengembalikan jarak 11 poin dari saingan terdekatnya, Atletico Madrid. Bertandang ke kandang Malaga di Stadion La Rosaleda dalam lanjutan Liga BBVA, Minggu atau Senin (14/1/2013) dini hari WIB, Barca menundukkan tuan rumah 3-1 berkat gol Lionel Messi, Cesc Fabregas, dan Thiago Alcantara. Di puncak klasemen, Barca kini mengumpulkan nilai 55. Sebelumnya, Atletico Madrid yang berada di urutan kedua sempat memangkas jarak menjadi 8 poin setelah mengalahkan Real Zaragoza 2-0. Malaga tetap di urutan ke-5 dengan nilai 31, sama dengan nilai Rayo Valecano yang berada di bawahnya. Tak mudah bagi Barcelona untuk mengurung Malaga. Bahkan, tuan rumah malah langsung menekan lebih dulu. Selain itu, serangan balik Malaga sering membahayakan pertahanan El Barca. Meski begitu, Barca yang memiliki peluang bagus terlebih dulu. Pada menit ke-12, umpan terobosan Andres Iniesta menyilang ke depan gawang. Sayang, Cesc Fabregas terlambat beberapa detik untuk memotongnya saat coba mengejar. Setelah itu, Malaga lebih hati-hati. Ini membuat Barca juga kesulitan mengembangkan permainan. Pada menit ke-25, Barcelona mendapat peluang terbaik. Umpan Fabregas kepada Lionel Messi langsung diteruskan kepada Andres Iniesta. Tak terkawal, Iniesta leluasa memotong bola, tapi masih bisa diblok kiper Malaga, Wilfredo Caballero. Dua menit kemudian, Messi benar-benar mencetak gol. Kesalahan Ignacio Camacho melakukan umpan back-pass langsung dimanfaatkan Messi. Ia merebut bola sebelum dijangkau kiper lawan, dan tinggal menceploskannya ke dalam gawang, 1-0 untuk Barca. Itu menjadi satu-satunya gol di babak pertama. Setelah turun minum, Barcelona mencoba lebih mendominasi permainan. Malaga memang ngotot meladeni permainan Barcelona. Namun, kreativitas Blaugrana akhirnya membuat gawang mereka kebobolan lagi. Pada menit ke-50, assist dari Lionel Messi dengan baik diselesaikan Fabregas dan menjadi gol. Barca pun unggul 2-0. Malaga hanya bisa mencoba memanfaatkan serangan-serangan balik, sedangkan Barcelona terus mencoba berkreasi. Pada menit ke-82, Thiago menambah gol Barca. Melakukan penetrasi sendiri, dia kemudian melepaskan tendangan jarak jauh yang menaklukkan kiper Malaga. Di menit ke-89, Barca lengah. Tendangan bebas Diego Buonanotte mampu merobek gawang Victor Valdes. Barca pun menang 3-1. Susunan Pemain Malaga: 13-Wilfredo Caballero, 3-Weligton, 5-Martin Demichelis, 15-Nacho Monreal, 21-Sergio Sanchez, 6-Ignacio Camacho, 7-Joaquin (19-Francisco Portillo 83), 8-Jeremy Toulalan (16-Manuel Iturra 70), 18-Eliseu (20-Diego Buonanotte 62), 22-Isco, 24-Roque Santa Cruz Barcelona: 1-Victor Valdes, 2-Dani Alves, 3-Gerard Pique, 14-Javier Mascherano, 18-Jordi Alba, 4-Cesc Fabregas (11-Thiago 73), 6-Xavi, 16-Sergio Busquets, 8-Andres Iniesta, 10-Lionel Messi, 17-Pedro (9-Alexis Sánchez 78)

Wednesday, March 24, 2010

Messi Tetap Membumi

Meski mendapatkan banyak sanjungan dan disebut-sebut sebagai pesepakbola terbaik sepanjang masa, penyerang Barcelona Lionel Messi tetap merendah.

Messi tampil cemerlang dalam beberapa tahun terakhir. Pemain berkebangsaan Argentina itu tahun lalu sukses menjuarai enam gelar sekaligus bersama Barca.

Akibat aksi menawannya Messi diganjar sejumlah penghargaan pribadi seperti Ballon d'Or dan Pemain Terbaik Dunia 2009 versi FIFA.

Kegemilangan Messi terus berlanjut musim ini. Pemuda berusia 22 tahun itu sukses mencetak 11 gol dalam lima laga terakhirnya bersama Barcelona.

Aksi memikat Messi membuatnya menuai pujian dari banyak pihak. Bahkan Messi dinilai sebagai pesepakbola terbaik sepanjang masa melebihi pemain legendaris macam Di Stefano, Pele, Johan Cruyff hingga Diego Maradona.

Walaupun terus menerus mendapatkan pujian, Messi tidak sombong dan tetap membumi. Messi menilai dirinya belum pantas disebut pemain terbaik sepanjang masa.

"Untuk menjadi legenda, salah satunya butuh untuk memenangkan Piala Dunia. Saya berusia 22 tahun. Segala sesuatunya terjadi sangat cepat dan saya harus tenang," ujar Messi kepada El Mundo.

Messi Lebih Baik Ketimbang Maradona

Aksi menawan penyerang Barcelona Lionel Messi terus menuai pujian. Kali ini pelatih Deportivo La Coruna Miguel Angel Lotina menilainya lebih baik ketimbang pemain legendaris Diego Armando Maradona.

Messi memang tampil menawan bersama Barcelona dalam beberapa musim terakhir. Pemain berkebangsaan Argentina itu semakin rajin mencetak gol belakangan ini. Messi sukses mencetak 11 gol dalam lima penampilannya di berbagai ajang.

Akibatnya banyak kalangan baik dari pelaku sepakbola maupun media Spanyol yang memberikan pujian setinggi langit kepada pemain binaan Barcelona itu.

Kini Messi mendapatkan pujian dari Lotina. Menurutnya Messi merupakan pemain terbaik yang ia pernah liat bahkan melebihi Maradona.

"Untuk waktu yang lama, selama bertahun-tahun saya telah mengatakan ia merupakan pemain terbaik yang saya pernah lihat. Bagi saya ia merupakan pemain paling lengkap yang pernah saya lihat dan ia lebih baik ketimbang Maradona," tukas Lotina.

"Maradona mungkin sama dengan dia dari bola mati tapi pada hal lain Messi jauh lebih baik, jauh lebih cepat dan jauh lebih terampil," sambung Lotina.