Saturday, January 19, 2013

Barcelona Tumbang di Kandang Sociedad


 Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-56, Barcelona harus menelan kekalahan pertama musim ini oleh Real Sociedad dalam lanjutan Liga BBVA di  Estadio Municipal de Anoeta, Sabtu atau Minggu (20/1/2013) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol, Sociedad berhasil melakukan comeback pada injury time untuk memenangi pertandingan 3-2.

Meski begitu, Barcelona masih berada di puncak klasemen sementara Liga BBVA dengan poin 55, unggul 11 angka dari Atletico Madrid di peringkat kedua. Sedangkan Sociedad masih berada di posisi sembilan dengan poin 29.

Tampil dengan kekuatan penuh, tak butuh waktu lama bagi Barcelona untuk mencetak gol. Pertandingan baru berjalan tujuh menit, Messi sudah membuat pendukung tim tamu bersorak setelah mampu menaklukkan kiper Sociedad, Claudio Bravo, dengan tendangan akurat ke pojok kanan gawang.

Gol cepat tersebut menambah semangat juang Barcelona. Tim tuan rumah pun terlihat lebih banyak mengandalkan serangan balik karena harus berkonsentrasi di lini belakang yang mendapatkan gempuran dari barisan tengah Barcelona.

Pada menit ke-14, Pedro mendapatkan kesempatan emas untuk menambah keunggulan Barcelona. Sayang, meski sudah mendapatkan ruang tembak cukup, bola tendangan kaki kanannya masih membentur mistar kiri gawang Sociedad.

Pedro kembali memperoleh peluang pada menit ke-25. Kali ini ia tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan Daniel Alves, Pedro melepaskan tembakan akurat ke arah gawang yang tak mampu ditahan kiper Claudio Bravo.

Meski terus ditekan, Sociedad berhasil mencuri gol empat menit sebelum turun minum melalui Castro. Ia berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-2 dengan tendangan akurat dari sisi kiri lapangan ke pojok kiri gawang kiper Valdes.

Selepas turun minum, Barcelona harus bermain dengan 10 orang setelah Gerrard Pique mendapat kartu kuning kedua seusai melanggar Carlos Vela pada menit ke-56. Pelatih Tito Vilanova pun langsung memasukkan Javier Mascherano untuk menambal lubang di lini belakang skuadnya.

Tetapi, pergantian pemain itu membawa petaka karena tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Mascherano pada menit ke-63. Bermaksud memblok tendangan Castro, bola justru masuk ke gawang sendiri meski sempat dicoba dihalau oleh Valdes.

Meski kalah jumlah pemain, Barcelona masih bisa menguasai jalannya pertandingan. Namun, sejumlah upaya yang dilakukan Iniesta, Messi, dan Pedro belum membuahkan hasil karena barisan pertahanan Sociedad tampil cukup rapat.

Pada menit ke 90+1, pemain pengganti Imanol Agirretxe membuyarkan harapan tim tamu untuk mencuri poin dalam laga ini, setelah ia berhasil membalikkan keadaan. Menerima umpan silang Carlos Martinez Diez, Agirretxe berhasil menaklukkan Valdes sekaligus menutup laga dengan skor 3-2 untuk Sociedad.

Susunan Pemain:
Sociedad:
 1-Claudio Bravo, 2-Carlos Martinez, 3-Mikel Gonzalez, 6-Inigo Martinez, 24-Alberto de la Bella, 5-Markel Bergara Larranaga, 7-Antoine Griezmann, 8-Illarramendi, 18-Gonzalo Castro (21-Diego Ifran 74), 10-Xabi Prieto (14-Ruben Pardo 79), 11-Carlos Vela (9-Imanol Agirretxe 84)

Barcelona: 1-Victor Valdes, 2-Dani Alves, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 18-Jordi Alba, 4-Cesc Fábregas (14-Javier Mascherano 59), 6-Xavi, 16-Sergio Busquets, 8-Andres Iniesta, 10-Lionel Messi, 17-Pedro (21-Adriano 89)

Messi Samai Rekor Ronaldo

Penyerang Barcelona, Lionel Messi, mencetak satu gol pada pertandingan Liga BBVA melawan Real Sociedad, yang berakhir 3-2 untuk Sociedad, di Anoeta, Sabtu (19/1/2013).

Dengan begitu, Messi menyamai rekor yang ditorehkan Ronaldo Luiz Nazario De Lima, pada musim 1996-1997, yaitu selalu mencetak gol dalam 10 laga tandang secara beruntun di pentas liga.

Dalam sepuluh pertandingan tandang itu, Messi mencetak 15 gol atau tiga gol lebih banyak dibandingkan yang diciptakan Ronaldo pada musim 1996-1997 itu.

Bagi Barcelona, kekalahan dari Sociedad membuat rekor kemenangan tandang beruntun di pentas liga terhenti di angka sepuluh, sama dengan pencapaian mereka pada musim 2010-2011.

Thursday, January 17, 2013

Penggawa Barca Doakan Pep Sukses di Bayern

Barcelona - Josep Guardiola akhirnya memutuskan memilih Bayern Munich sebagai klub yang akan dilatihnya musim depan. Kepada mantan pelatihnya itu, para pemain Barcelona mendoakan meraih sukses.

"Mereka (Bayern) tim yang fantatis dan dia (Guardiola) adalah manajer yang fantastis. Dia menuju salah satu klub besar di Eropa dan saya mendokana yang terbaik buatnya," sahut Charles Puyol di situs resmi klubnya.

Bayern Munich, Rabu (16/1/2013) kemarin mengumumkan kesepakatannya dengan Guardiola. Secara resmi Pep akan menjadi bos di Allianz Arena mulai musim panas 2013, menggantikan pelatih The Bavariansaat ini Jupp Heynckes. Oleh Bayern, Guardiola disodori kontrak berdurasi tiga tahun.

Keputusan Guardiola menyepakati kontrak dengan Bayern sekaligus menyudahi periode istirahat yang dia ambil di akhir musim lalu. Sebelumnya selama empat musim dia membesut Barcelona dan meraih sukses besar dengan mempersembahkan 14 titel, termasuk tiga gelar La Liga dan masing-masing dua trofi Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.

"Saya memprediksikan Guardiola melatih klub besar dan Bayern adalah klub besar. Mereka punya banyak pemain Jerman, mereka punya filosofi yang jelas dan gaya bermain," timpal Javier Mascherano.

"Kami tahu kalau dia ingin memulai melatih lagi. Saya mendoakan yang terbaik buatnya. Jika dia bahagia, kami bahagia," ungkap kiper Jose Manuel Pinto.

Del Bosque: Messi Brilian

Pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque, mengakui kemampuan Lionel Messi sebagai pesepak bola brilian. 

"Messi ibarat seseorang yang bermain sepak bola di jalanan, seseorang yang selalu memperdaya setiap lawan. Ia akan bermain bagus di mana pun ia berada. Messi itu brilian. Titik," sebut Del Bosque, saat diwawancarai Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF),.

Awal bulan ini, Del Bosque didaulat FIFA sebagai Pelatih Terbaik Dunia 2012, sementara Messi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia-nya. Bagi pemain Argentina, penghargaan itu adalah yang keempat kali secara beruntun.

Del Bosque juga mengenang El Clasico episode 2011 yang membuat tensi tinggi pemain Barcelona dan Real Madrid merembet ke timnas dan hampir menghancurkan La Furia Roja.

"Tak perlu mengungkit kejadian masa lalu, semuanya sudah menjadi kenangan. Memori lama dan sekarang lebih baik membahas berita saat ini," lanjut Del Bosque.

"Ada hal bagus juga, ketika semua hubungan baik itu pulih dan berkembang dengan bagus, jadi kami dapat beraktivitas normal. Sungguh mendebarkan ketika ekstremisme jadi 'jualan utama' dan saat kekacauan yang diakibatkannya dapat mengarah kepada konfrontasi permanen," paparnya.

Barca Ditahan 10 Pemain Malaga

BARCELONA- Sempat unggul 2-1, Barcelona dipaksa bermain imbang 2-2 dengan Malaga dalam leg pertama perempat final Copa del Rey di Stadion Camp Nou, Rabu atau Kamis (17/1/2013) dini hari WIB. Gol kedua Malaga tercipta setelah Nacho Monreal mendapat kartu merah pada menit ke-75.

Meski tampil dominan, Barcelona tertinggal dulu setelah Iturra berhasil menceploskan bola ke gawang Jose Manuel Pinto pada menit ke-26. Memanfaatkan kesalahan Thiago, ia kemudian melepaskan tendangan akurat ke pojok kanan gawang Barcelona. 

Tertinggal, Barcelona langsung tancap gas. Tiga menit berselang, pendukung tuan rumah bersorak setelah Messi berhasil menyamakan kedudukan 1-1 usai memaksimalkan umpan Thiago. Dengan kaki kiri, Messi melepaskan tendangan melengkung  untuk menaklukkan kiper Malaga, Carlos Kameni.

Gol itu pun menambah semangat juang para penggawa Barcelona. Walhasil, tidak sampai satu menit, skuad asuhan Tito Vilanova itu mampu berbalik unggul 2-1. Kali ini giliran Puyol yang mendapat giliran mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan tendangan pojok Thiago. 

Di babak kedua, Malaga harus bermain dengan 10 pemain setelah pemain pengganti Nacho Eraso Monreal dihadiahi kartu merah oleh wasit. Hukuman itu dijatuhkan karena wasit menilai Monreal melanggar Pedro, yang berpeluang besar mencetak gol usai menerima umpan Cecs Fabregas. 

Unggul jumlah pemain, Barcelona terus menekan Malaga. Namun, keasyikan menyerang, barisan pertahanan Blaugrana kurang konsentrasi. Hal itu pun dimanfaatkan tim tamu untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-90 melalui acho Barnola Camacho. Skor itu pun bertahan hingga laga usai. 

Susunan Pemain:
Barcelona:
 13-Jose Manuel Pinto, 5-Carles Puyol, 21-Adriano, 19-Martin Montoya, 8-Andrés Iniesta, 14-Javier Mascherano, 25-Alex Song, 10-Lionel Messi, 11-Thiago, 9-Alexis Sánchez (4-Cesc Fábregas 74), 37-Cristian Tello (17-Pedro 74).

Malaga: 1-Carlos Kameni, 21-Ortega Sergio Sanchez, 2-Duarte Jesus Gamez, 3-Robson Weligton, 18-Pereira Eliseu, 16-Manuel Iturra, 6-Nacho Barnola Camacho, 19-Francisco Portillo (15-Nacho Eraso Monreal 46), 9-Javier Saviola (24-Roque Santa Cruz 65), 11-Sebastian Fernandez, 20-Diego Rende Mario Buonanotte (17-Duda 68).

Tuesday, January 15, 2013

City Gagal Bajak Barca

Presiden Barcelona, Sandro Rosell, mengungkapkan, Manchester City pernah mencoba merekrut staffnya di El Barca. Namun, Rosell menyatakan, usaha tersebut gagal karena staffnya tetap setia di Camp Nou. "Ada beberapa pendepakatan ofensif dari City untuk semua level dari struktur klub ini. Namun, tidak ada satu pun yang ingin pergi. Mereka ingin memancing di sini tetapi tak ada ikan yang didapat," jelas Rosell kepada RAC1. Sejauh ini, City baru bisa membajak mantan Direktur Barcelona, Ferran Soriano, dan Txiki Begiristain yang saat ini menjabat sebagai kepala eksekutif dan direktur sepak bola di Etihad Stadium. Disanyilir, usaha City merekrut staf Barca, demi memuluskan keinginan Manchester Biru mendatangkan Josep Guardiola. Rumor yang berkembang, Guardiola kandidat kuat menggantikan Roberto Mancini.

Tekuk Malaga, Barca Kembali Jauhi Atletico

Barcelona berhasil mengembalikan jarak 11 poin dari saingan terdekatnya, Atletico Madrid. Bertandang ke kandang Malaga di Stadion La Rosaleda dalam lanjutan Liga BBVA, Minggu atau Senin (14/1/2013) dini hari WIB, Barca menundukkan tuan rumah 3-1 berkat gol Lionel Messi, Cesc Fabregas, dan Thiago Alcantara. Di puncak klasemen, Barca kini mengumpulkan nilai 55. Sebelumnya, Atletico Madrid yang berada di urutan kedua sempat memangkas jarak menjadi 8 poin setelah mengalahkan Real Zaragoza 2-0. Malaga tetap di urutan ke-5 dengan nilai 31, sama dengan nilai Rayo Valecano yang berada di bawahnya. Tak mudah bagi Barcelona untuk mengurung Malaga. Bahkan, tuan rumah malah langsung menekan lebih dulu. Selain itu, serangan balik Malaga sering membahayakan pertahanan El Barca. Meski begitu, Barca yang memiliki peluang bagus terlebih dulu. Pada menit ke-12, umpan terobosan Andres Iniesta menyilang ke depan gawang. Sayang, Cesc Fabregas terlambat beberapa detik untuk memotongnya saat coba mengejar. Setelah itu, Malaga lebih hati-hati. Ini membuat Barca juga kesulitan mengembangkan permainan. Pada menit ke-25, Barcelona mendapat peluang terbaik. Umpan Fabregas kepada Lionel Messi langsung diteruskan kepada Andres Iniesta. Tak terkawal, Iniesta leluasa memotong bola, tapi masih bisa diblok kiper Malaga, Wilfredo Caballero. Dua menit kemudian, Messi benar-benar mencetak gol. Kesalahan Ignacio Camacho melakukan umpan back-pass langsung dimanfaatkan Messi. Ia merebut bola sebelum dijangkau kiper lawan, dan tinggal menceploskannya ke dalam gawang, 1-0 untuk Barca. Itu menjadi satu-satunya gol di babak pertama. Setelah turun minum, Barcelona mencoba lebih mendominasi permainan. Malaga memang ngotot meladeni permainan Barcelona. Namun, kreativitas Blaugrana akhirnya membuat gawang mereka kebobolan lagi. Pada menit ke-50, assist dari Lionel Messi dengan baik diselesaikan Fabregas dan menjadi gol. Barca pun unggul 2-0. Malaga hanya bisa mencoba memanfaatkan serangan-serangan balik, sedangkan Barcelona terus mencoba berkreasi. Pada menit ke-82, Thiago menambah gol Barca. Melakukan penetrasi sendiri, dia kemudian melepaskan tendangan jarak jauh yang menaklukkan kiper Malaga. Di menit ke-89, Barca lengah. Tendangan bebas Diego Buonanotte mampu merobek gawang Victor Valdes. Barca pun menang 3-1. Susunan Pemain Malaga: 13-Wilfredo Caballero, 3-Weligton, 5-Martin Demichelis, 15-Nacho Monreal, 21-Sergio Sanchez, 6-Ignacio Camacho, 7-Joaquin (19-Francisco Portillo 83), 8-Jeremy Toulalan (16-Manuel Iturra 70), 18-Eliseu (20-Diego Buonanotte 62), 22-Isco, 24-Roque Santa Cruz Barcelona: 1-Victor Valdes, 2-Dani Alves, 3-Gerard Pique, 14-Javier Mascherano, 18-Jordi Alba, 4-Cesc Fabregas (11-Thiago 73), 6-Xavi, 16-Sergio Busquets, 8-Andres Iniesta, 10-Lionel Messi, 17-Pedro (9-Alexis Sánchez 78)